Penulisan Naskah Film Dokumenter “Breaking Boundaries: Ruang yang Sama” Dengan Penerapan Narasi Ekspositoris dan Gaya Observasional

Main Article Content

Riri Dwi Lestari
Nurmaya Prahatmaja
Jimi Narotama Mahameruaji

Abstract

Karya film dokumenter “Breaking Boundaries: Ruang yang Sama” merupakan film dokumenter yang membahas bagaimana para atlet disabilitas dalam menghadapi pandangan negatif dari masyarakat. Pandangan yang kerap melekat pada kondisi fisik itu tidak melemahkan semangat, tetapi justru menjadi sebuah motivasi untuk membuktikan diri melalui berbagai prestasi. Dalam proses pembuatannya, film dokumenter ini menerapkan penulisan naskah yang menggabungkan narasi ekspositoris dan gaya observasional. Tujuan penerapan narasi ekspositoris ini untuk menyampaikan informasi secara jelas, sistematis, dan mendalam mengenai suatu topik yang berlandaskan pada fakta-fakta, sehingga tidak hanya membangun pemahaman, tetapi juga mendorong audiens untuk merefleksikan isu yang diangkat secara lebih luas dan mendalam. Sementara, gaya observasional dimanfaatkan untuk menangkap momen-momen nyata dari kegiatan latihan para atlet disabilitas tanpa intervensi langsung dari kamera. Penulisan naskah dalam film ini juga mengacu pada struktur penceritaan dokumenter yang terdiri dari tiga bagian utama: pembukaan, pengembangan, dan penutup. Keseluruhan penulisan ini dirancang untuk memastikan bahwa film dokumenter “Breaking Boundaries: Ruang yang Sama” tidak hanya menjadi sarana penyampaian fakta, tetapi juga mampu menggugah empati dan kesadaran sosial audiens terhadap isu disabilitas.

Article Details

Section
Articles